Redirect Domain Dengan Frameset


Redirect Domain Dengan Frameset

Redirect Domain atau  Domain forwarding ,  memungkinkan Anda secara otomatis mengarahkan pengunjung nama domain Anda ke situs web yang berbeda.

Misalnya Anda ingin melakukan redirect (pengalihan) otomatis, jika ada yang mengakses halaman http://www.contoh.com Anda ingin agar otomatis diarahkan ke http://www.contoh.org.

Yang Saya bahas disini adalah ketika anda sudah mempunyai subdomain untuk redirect, yang harus Anda lakukan adalah melakukan redirect dengan membuat script redirect .

Script redirect tersebut bisa berbentuk HTML , atau PHP , atau bisa juga dengan .httaccess

Selanjutnya yang harus Anda lakukan adalah  membuat file “index.html” untuk HTML dan PHP dan membuat file “.httaccess” yang nantinya di upload ke Documentroot website http://www.contoh.com .

Untuk membuat sebuah file .html atau .httaccess anda bisa membuatnya dengan notepad , caranya buka notepad , lalu copykan script di bawah . Sesuai keinginan Anda , ingin membuatnya dengan HTTP , PHP , atau .httaccess. Copy can script tersebut , dan paste pada notepad , lalu anda pilih “save as” dan pada pilihan “save as type “ pilihlah “all files” lalu tuliskan “file name” dengan “index.html” atau jika anda ingin menggunakan .httaccess , isi file name dengan “.httaccess”.

HTML

<META HTTP-EQUIV=Refresh CONTENT=”0;url=http://www.contoh.org/”>

PHP

<?php header(‘Location: http://www.contoh.org/&#8217;) ?>

.httaccess

Redirect / http://www.contoh.org/

Oke , jika sudah selesai maka anda tinggal mengupload nya ke docmentroot. Dan lihat hasilnya , ketika ada yang mengakses halaman http://www.contoh.com maka  otomatis diarahkan ke http://www.contoh.org.

Proses redirect selesai sampai disini , tetapi saya kurang puas , dikarenakan ternyata ketika ada user  mengakses halaman http://www.contoh.com memang  otomatis diarahkan ke http://www.contoh.org. Tetapi url yang tertera pada address bar adalah url tujuan redirect , yaitu http://www.contoh.org , untuk saya hal ini sedikit mengganggu dan tidak transparan pada sisi user atau orang yang mengakses web tersebut, dan mungkin untuk sebagaian orang yang mekases ke web tersebut merasa aneh hehe.

Yang saya inginkan adalah mengakses halaman http://www.contoh.com , otomatis diarahkan ke http://www.contoh.org. Tetapi url yang tertera pada address bar browser adalah http://www.contoh.com , bukan http://www.contoh.org.

Oke akhirnya setelah searching ke Mbah Google , saya mendapatkan jawaban. Hal tersebut mungkin dilakukan dengan “Framset html “ .

Prosesnya sama seperti di atas , yaitu kita membuat file “index.htm” tetapi isi script nya adalah :

<html>

<title>Website Contoh</title>

<frameset>

  <frame src=”www.contoh.org” />

</frameset>

</html>

Oke setelah dibuat, upload kembali ke Documentroot. Dan lihat hasilnya , taaraaaa.. website sudah berhasil di redirect dan url pada address bar tetap menunjukan “ http://www.contoh.com. Berhasillll 3x  hore !!!  ( dora mode ON )

Ohya daritadi saya menulis documentroot , sebenrnya apa sih si Documentroot ini??? Hehehe

DocumentRoot (document root) adalah istilah untuk lokasi path (direktori) di filesystem yang menyimpan root (URL = /) dari sebuah website. Agar sebuah file dapat diakses lewat website, ia perlu ditaruh di bawah DocumentRoot (atau, disymlink dari bawah DocumentRoot). Biasanya ada pada folder “www”

Satu lagi catatan , pada tutor ini gantilah http://www.contoh.com dan http://www.contoh.org dengan website anda sendiri .

Oke sudah selesai , jika blum berhasil silahkan dibaca lagi dengan lebih teliti ya , atau kalo ada pertanyaan tinggalkan komentar saja .

Berbagi itu indah….

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s